tanda medan untuk mapping

1).Pengertian tanda medan untuk mapping


Tanda medan
 untuk kegiatan mappingdalam kepramukaan. Dalam berbagai kegiatan mapping di kepramukaan, penggunaan tanda medan adalah mutlak.Mapping (pemetaan), seperti peta pita, peta lapangan, peta lokasi, ataupun peta perjalanan, selalu membutuhkan tanda medan. Karena itu, bagi seorang anggota pramuka penguasaan akan tanda medan menjadi sebuah teknik kepramukaan (scouting skill) yang sangat diperlukan. Baik untuk membaca peta maupun sebaliknya, untuk membuat peta.

Tanda medan adalah simbol-simbol atau gambar-gambar yang melambangkan kondisi atau situasi medan dalam sebuah peta. Tanda medan ini digunakan dalam berbagai kegiatan mapping (pemetaan) seperti peta perjalanan dan peta pita sebagai penunjuk keadaan di kanan dan kiri jalan. Juga pada peta lapangan dan lokasi sebagai penanda kondisi dan situasi medan yang tergambar di peta
Scouting skill dalam pembuatan 
tanda medan menggunakan gambar-gambar (simbol) yang sederhana, mudah dibuat, dan umum diketahui oleh orang lain. Sehingga pada saat melakukan perjalanan sekalipun tanda-tanda ini dapat dibuat dengan cepat tanpa menghambat perjalanan. Pun bagi orang lain yang membacanya akan langsung dapat memahami makna-makna dari simbol-simbol yang digunakan sebagai tanda medan.
Contoh tanda medan yang umum dan sering dipakai di kepramukaan adalah sebagai berikut

Itulah berbagai tanda medan yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan mapping di kepramukaan.

2).Tanda Jejak


Tanda jejak dalam kepramukaan acap kali dipergunakan ketika menjelajah dengan jenis yang bermacama-macam, ada dari goresan di atas tanah, menggunakan ranting, rumput, bebatuan, hingga cat. Nah, tapi untuk yang terakhir tadi, yaitu cat, tolong jangan digunakan sebab akan merusak citra indah dari lingkungan jelajah itu sendiri. Tanda jejak sebenarnya bisa bermacam-macam modelnya, namun sebagian telah di bakukan seperti yang ditemukan dalam buku pramuka pada umumnya.
Untuk pintar menjadi penemu jejak, maka jejak utama yang harusnya kita kenali adalah jejak kaki atau roda, dimana hal ini biasanya membekas di atas tanah yang dilewati orang lebih awal.

Tapi bagaimana jika jalan atau medan yang dilewati berupa padang rumput, sungai atau jalan aspal ? Untuk medan rumput mungkin kita masih bisa mengenali dari rebahan-rebahan rumput, namun jika air atau jalan aspal maka kita bisa menggunakan insting kita, kemana air atau jalan ini menuju. Walau kadang hasilnya kurang akurat, tapi tetap memberi peluang terbaik bagi pramuka yang melakukan aktifitas penyusur jejak.

Mengenali tanda tanda jejak akan sangat bermanfaat bagi pramuka ketika melakukan aktifitas di hutan. Jika tersesat, kita bisa memahami tanda-tanda yang ada di sekitar. Misalnya ranting di tanah yang telah patah atau jejak kaki menunjukkan bahwa jalan tersebut telah dilewati manusia.

Tanda jejak  yang umumnya sering digunakan dalam kegiatan kepramukaan adalah sebagai berikut :

1.  Tanda jejak diatas tanah.
2.  Tanda - tanda dengan rumput
3.  Tanda - tanda dengan batu
4.  Tanda - tanda dengan ranting
5.  Tanda - tanda tempat/medan

Belajar mengenali tanda jejak sangat berguna bagi pramuka. Berlatih mengenali tanda jejak secara bebas, sangat menyenangkan tentunya dari pada hanya menyusuri jejak yang telah dibuat sesuai aturan baku.




Komentar

  1. Sabtu disekolah ada pesta siaga

    BalasHapus
  2. Ini itu bahan-bahan/Materi buat lomba mesti ngehafalin..makasih bgt yaa...@akram de rafli

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer